Tampilkan postingan dengan label pemuridan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemuridan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Agustus 2017

EAGLES NEST DISCIPLESHIP COURSES (KURSUS PEMURIDAN SARANG RAJAWALI)




EAGLES NEST DISCIPLESHIP COURSES

Hasil gambar untuk PEMURIDAN SARANG RAJAWALI

Perkenalan

Selamat datang di pelatihan kami bagi para pemimpin masa depan gereja abad ke-21 dan para pemimpin misi. Ini adalah pelatihan tanpa tembok, tanpa batas, tanpa biaya dan bebas dari batasan-batasan politik, agama, ras, jenis kelamin maupun denominasi. Kami berharap bahwa pelajaran-pelajaran ini akan mengilhami dan memberkati ribuan orang yang hatinya sedang berkobar-kobar dalam kasih mula-mula kepada Yesus.
Fakta bahwa Anda segera mengikuti pelatihan ini sudah menunjukkan bahwa Anda sangat rindu untuk mengenal Tuhan dengan lebih baik, dan bahwa dalam hati Anda, Anda ingin melihat orang-orang dalam keluarga Anda dan bangsa Anda, dan bahkan juga mereka yang belum terjangkau, juga orang-orang miskin di dunia ini, diubahkan ke dalam kehidupan
sebagai seorang murid, yang kudus dan tinggal dalam kasih dan pemeliharaan Allah di dalam iman kepada Yesus Kristus.
Pelatihan ini akan membantu Anda mewujudkan hal di atas. Ini adalah Pelajaran Pertama, sangat sederhana dan merupakan perkenalan. Pelajaran-pelajaran selanjutnya lebih lengkap, dan berisikan hal-hal yang baik untuk dipelajari dan dipraktikkan. Secara pribadi saya dan rekan-rekan pelayanan telah melakukan semuanya, dan mengajarkannya di kelas, memberikannya kepada ribuan orang, dan sekarang pelajaran-pelajaran ini menjadi milik Anda. Saya berdoa agar Anda mendapatkan berkat yang sama, tertantang dan dibawa kepada Tuhan dan jalan-jalan-Nya sebagaimana yang pernah dan terus saya alami.
Pelatihan atau Sekolah Alkitab ini tidak menawarkan gelar teologia tetapi melatih umat Tuhan secara praktis menjadi seorang murid Kristus yang dapat menghidupi kebenaran, mengabarkan Kabar Baik terhadap sesama, memuridkan, memulai pelatihan serupa ini maupun merintis atau menanam gereja.

Pastor. Dave Broos

The Eagles Nest Ministries

Eagles Nest Discipleship Courses bekerjasama dengan DCI dan United Christian Faith Ministries

Bagaimana Mengikuti Eagles Nest  Discipleship Courses dengan Sukses?

1. Pertama-tama kami akan memberikan Anda garis besar tentang apa yang telah kami pelajari selama bertahun-tahun. Dengan pertolongan Roh Kudus, Alkitab, doa kami dan pikiran yang terbuka, kami percaya bahwa Anda akan dapat menangkap seluruh pelajaran.
Pelatihan ini terdiri dari berbagai tema yang saling berkaitan secara berurut, yang pasti penting dan bermanfaat bagi gereja-gereja, terutama di negara-negara berkembang:
- Penginjilan
- Misi
- Pemuridan tingkat dasar untuk orang percaya baru
- Pemuridan tingkat lanjut
- Panggilan Allah
- Mempercayai Allah dalam hal keuangan
- Pelatihan kepemimpinan
- Pembangunan gereja
- Datanglah kerajaan-Mu
- Kehidupan doa sebagai gaya hidup & nafas kehidupan
- Menjadi alat Tuhan di dalam masyarakat
- Menjadi umat yang profetis

2. Kedua, kami ingin agar Anda menyampaikan kepada orang lain, semua yang telah Anda pelajari dari pelatihan ini, supaya Firman Allah tersebar luas. Kami akan menunjukkan kepada Anda cara melakukannya tanpa mengeluarkan banyak uang, karena kita semua tahu betapa sulit mendapatkannya. Sekolah yang kami maksud, tidak harus berupa gedung khusus dengan staf pengajar yang profesional. Para murid kami dapat berkumpul di
gedung gereja, rumah, toko, dan bahkan di bawah pohon di udara terbuka. Yang Anda perlukan hanya satu kelompok dengan orang-orang yang siap, Alkitab, bahan-bahan ini dan kehadiran Allah di tengah-tengah Anda. Kami akan membantu Anda dari awal sampai akhir.
Akhirnya, kami sangat berharap agar mereka yang sudah belajar dari Anda dapat pergi mengajarkan kepada orang lain, dengan menggunakan catatan-catatan yang sama, dan cara-cara sederhana dalam menyampaikan Firman Allah.

Bagaimana pelatihan ini dapat berjalan dengan maksimal?

Pelatihan ini akan berjalan dengan maksimal manakala sang pemimpin mengikuti pendekatan efektif yang sama seperti diterapkan Yesus kepada para murid-Nya, dan juga seperti yang dilakukan Paulus terhadap Timotius.
“Apa yang telah engkau dengar dari aku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.” (2 Timotius 2:2)
Kami berharap Anda dapat menangkap firman ini sejak awal. Di tahun 2001 pendekatan ini sangat dikenal di antara gereja-gereja yang bertumbuh pesat di seluruh dunia dengan nama G12, yaitu suatu pengembangan dari prinsip gereja sel yang diajarkan oleh Pastor Yonggi
Cho dari Korea, dan sekarang dijalankan dengan sangat berhasil oleh Pastor Cesar Castellanos dari Bogota, Kolombia, yang melihat jemaat yang dipimpinnya bertumbuh dari 8 menjadi 120.000 orang dalam kurun waktu 10 tahun. Dia berkata, “Saya mulai melihat pelayanan Yesus dengan jelas. Banyak orang mengikuti-Nya, tetapi Ia tidak melatih mereka. Ia hanya melatih 12 orang, dan apapun yang Ia lakukan di tengah-tengah banyak orang
adalah dalam rangka mengajar 12 murid-Nya itu. Kemudian Tuhan bertanya kepada saya pertanyaan yang lain. “Jika Yesus melatih 12 orang, apakah Anda harus memenangkan lebih dari 12 atau kurang dari 12?” Yesus memilih 12 orang untuk menjangkau banyak orang. Ia tetap bersama 12 orang ini, sampai mereka dilatih dengan baik, dan Ia melepaskan mereka, memberikan mereka otoritas dan memampukan mereka untuk memuridkan bangsa-bangsa.
Gembala, pemimpin, murid – hal terbaik yang harus dilakukan adalah mencari 12 orang itu untuk Anda ajarkan pelatihan ini. Firman Allah dan Roh Kudus akan menyatukan iman dan komitmen setiap orang, dan mentransferkan karakter Kristus di dalam kelompok Anda melalui pemuridan ini, sebelum Anda melepas mereka yang siap untuk memenangkan 12 orang lagi, sementara Anda tetap dalam persekutuan dengan mereka sebagai kelompok Anda yang tetap.

Lihatlah betapa luar biasa kekuatan G12 ini:
Bila Anda mengajar diri Anda sendiri ~ hanya 1 orang mendengar firman
Tuhan.
Bila Anda membagikan pelajaran kepada 12 orang ~ 13 orang mendengar
firman Tuhan.
Bila 12 orang itu masing-masing mengajar 12 orang lagi ~ 157 orang
mendengar firman Tuhan.
Bila 157 orang itu masing-masing mengajar 12 orang lagi ~ 1.884 orang
mendengar firman Tuhan.
Bila 1.884 orang itu mengajar 12 orang lagi ~ 22.608 orang mendengar
firman Tuhan.

Dan tiba-tiba Anda mengalami kegerakan dari Allah. Hal ini terjadi di Cina, dan terus terjadi hari ini di Amerika Latin dan Afrika, di mana “Pelatihan Pelipatgandaan” seperti ini terbukti menjadi satu-satunya cara yang paling efektif untuk mengajarkan ribuan orang yang memutuskan untuk mengikut Kristus. Bersama-sama kita dapat melatih banyak orang, untuk menjadi orang percaya yang dewasa rohani, dan yang bersedia pergi melakukan pekerjaan pelayanan – menginjili, memuridkan, dan membantu orang-orang yang miskin, untuk membangun iman, usaha dan keuangan yang penting untuk menyebarluaskan Injil. Di dalam Kitab Kejadian pasal pertama, dituliskan bahwa ketika Firman Allah datang bersama-sama
dengan Roh Allah, terjadilah suatu ledakan dari kehidupan baru, dan inilah doa kami, agar Tuhan melakukan hal yang sama sekarang ini, di dalam kehidupan Anda, dan dalam komunitas pergaulan Anda.

Apakah pelatihan ini sulit?

Pelajaran-pelajaran ini telah teruji dengan baik di gereja-gereja di Afrika, India dan di kalangan komunitas Latin, tentunya disesuaikan dengan budaya setempat. Mereka mengatakan bahwa pengajaran ini Alkitabiah, benar, relevan dengan negara-negara berkembang, dan difokuskan pada semangat mereka untuk menjalankan Amanat Agung, agar Yesus segera datang kembali. Kenyataannya, keadaan di banyak negara berkembang
sekarang ini, tidak jauh berbeda dengan keadaan di abad pertama di zaman Alkitab.
Dengan pertolongan Allah, pelajaran-pelajaran ini tidak akan terlalu sukar bagi mereka yang hanya mempunyai bekal pendidikan rendah sekalipun, atau bahkan bagi mereka yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali. Pengajarannya sangat sederhana dan tidak rumit. Kata-katanya pasti mudah bagi Anda untuk dimengerti. Pastikanlah bahwa Anda mengajarkan pelajaran ini kepada orang-orang lain. Berdoalah selalu dan persiapkanlah diri Anda sebaik-baiknya. Waktu Anda mengajar, tambahkanlah ayat-ayat Alkitab dan ceritera-ceritera yang anda pilih sendiri sebagai ilustrasi supaya proses pengajaran menjadi menarik, semarak dan hidup. Anda belajar dan dimuridkan untuk memuridkan orang lain. Tuhan mau melakukan pekerjaan besar dalam hidup anda, sadarkah anda akan hal tersebut?

Kami juga menerima undangan pelayanan untuk memperlengkapi tubuh Kristus yang ada di manapun baik itu gereja, persekutuan, sekolah Alkitab maupun setiap kumpulan orang percaya yang merindukan untuk dimuridkan.

Bimbingan pribadi hubungi kami pada email davebroos@yahoo.co.uk atau WA (only) 085863761509 (Dave Broos)

Pelatihan ini tidak dipungut biaya sama sekali tetapi bila anda ingin mendukung pelayanan kami secara finansial hingga kami dapat menolong gereja-gereja di daerah dalam menanggapi panggilan Tuhan dan amanat agungNya dapat menyalurkan donasi ke rekening BCA 0081824788 atas nama Dave Broos. Donasi anda akan digunakan untuk memperlengkapi tubuh Kristus di garis depan dan tubuh Kristus yang tak mampu.

Harapan kami pada akhirnya umat Tuhan bukan hanya sekedar menghangatkan bangku gereja tetapi menjadi murid Kristus yang menanggapi amanat agung Kristus dengan menjadikan segala bangsa murid Kristus. Impian kami melihat setiap gedung gereja menjadi tempat memperlengkapi umat Tuhan untuk diutus memberitakan kabar baik, memuridkan orang lain dan menanam gereja di tempat mereka bekerja, belajar atau dimanapun.

Links yang berguna bagi para murid:

-       The Eagles Nest Ministries = http://3a9l35-n35t.blogspot.com
-       Renungan Kehidupan = http://renungandave.blogspot.com
-       Ekklesia (Gereja) = http://gerejaperjanjianbaru.blogspot.com
-       Global Prayer Network = http://globalprayernetwork.blogspot.com
-       Shadow of The Cross Indonesia = http://shaddowcross.blogspot.com
-       Guardian Angels = http://9u4rd14n-4n93ls.blogspot.com
-       Spiritual Growth = http://davebroos.blogspot.com
-       Market Place Ministry = http://dave-broos.blogspot.com
-       In My Darkness Hours = http://inmydarnesshours.blogspot.com
-       LK10 = www.LK10.com


SAMPAI JUMPA MINGGU DEPAN DENGAN PELAJARAN KEDUA, LANGKAH-LANGKAH PERTAMA. DON’T MISS IT!!!! GOD BLESS YOU.

NB: PELAJARAN BARU AKAN DI UPDATE SETIAP MINGGUNYA, BAGI YANG SERIUS MENGIKUTI PELAJARAN DAN MENGERJAKAN TUGAS ANDA SAMPAI SELESAI AKAN MENDAPATKAN DIPLOMA IN MISSION.

NB:
-       Bagi para murid yang rindu untuk bertumbuh lebih dalam, bersungguh-sungguhlah untuk: - Membaca , menghafalkan dan merenungkan bagian Alkitab dari setiap pelajaran. Lalu praktekkan dalam hidup sehari-hari.
                 - Untuk mendapatkan sertifikat pada akhir tiap kursus, selesaikan tugas diskusi, praktika dan tugas diploma. Kirimkan tugas-tugas tersebut ke alamat email: davebroos@yahoo.co.uk  dengan judul Kursus Pemuridan.
                 - Berdoa syafaat bagi setiap suku bangsa yang belum mengenal Kristus.
                 - Berdoa pada Tuhan, selama minggu ini, bagikan apa yang telah Anda pelajari pada orang lain dan bentuklah kelompok kecil untuk belajar bersama apa yang telah Anda pelajari. Bisa dimulai dengan keluarga di rumah, sahabat-sahabat, dll.

-       Bagi para murid yang mau mendukung kelangsungan pelayanan Sekolah Alkitab Online ataupun pelayanan The Eagles Nest Ministries ini dapat menyalurkan donasi ke rekening BCA Bandung II no 0081824788 atas nama Dave Broos
-       Untuk menghubungi kami dapat melalui nomor WA (only) 085863761509.

Jumat, 13 Februari 2015

John Fenn, God's Will, Mine, Does He Care? #2

Hasil gambar untuk christian prayer
Hi all,
Last week I shared that many times we are waiting for the Lord to reveal His will, but He is waiting for us to know our need, such as when He knew within Himself that Adam needed a mate, but Adam didn't know it.
 
There are times He doesn't really have a perfect will for us, because very often He has already delegated that choice to us, and is waiting for us to decide. When He brought all the animals by Adam to see what He would name them, He didn't have a perfect will for the names of the animals, that was Adam's job that had been delegated to Him. He went with what Adam chose: "And whatever Adam named an animal, that was the name of it." Genesis 2:19
 
He will often reveal wisdom and the consequences of going in each possible direction, but often it is completely up to us and His perfect will is whatever we decide. The confusion on our part is we see the options and are wanting Him to tell us which way to go, while in fact He is waiting for us to make a decision.
 
Example #1: "...You won't like it."
Last month I was running errands in Tulsa around lunch time and wanted to stop somewhere to eat for no more than 30 minutes, and I was hungry for Italian food. There was a restaurant called Zio's on the corner, and I was about to drive into the parking lot, but before I did so I asked, "What do you think about that Father?" Immediately I heard, "Why don't you eat somewhere else, you're not going to like it."
 
The reason I asked Him in the first place is because I was in the middle of a busy day and wanted to be as efficient as possible, with about a 90 minute drive home after all my errands. I didn't want to spend more than 30 minutes at lunch, so I was thinking 'Is there going to be a 20 minute wait before seated?
 
So when He said, "Why don't you eat somewhere else, you're not going to like it." I took it as a suggestion but nothing more. I figured how bad could it be? There was nothing 'heavy' in my spirit about my health or safety, and no grievance if I made the choice to continue with my plan which would be an indicator He did have a perfect will and I would be going against it. So I said, "Well, I haven't been there in a long time and its quick and easy so I'll go ahead if that's OK Father." There was no response, just silence, but no grievance in my spirit either - so I went in.
 
I ordered Mozzarella sticks, a Caesar salad, and Chicken Parmesan
I thought since I'd had nothing for breakfast and would just have a snack in the evening, I could do the unhealthy thing and have a single large meal for lunch and take what I didn't eat home for the next day, LOL.
 
I ate the cheese sticks and was just finishing the salad when the waitress brought the Chicken Parmesan - perfectly timed.  I took a bite off the edge and it tasted like charcoal, so I ate another bite from elsewhere on the piece, and it too tasted like charcoal. At that point I flipped it over to find the whole bottom of the serving burnt black, and called the waitress over. I told her I couldn't eat it, she was appalled the cook had plated it, promised to replace it, and said she would show the manager.
 
I told her I didn't want another piece and was full enough and needed to get going, so they took it off the bill and I was soon on my way, paying the $9 but tipping her according to what the full price would have been, as it wasn't her fault the cook had burned and then hidden it. (Integrity requires just like when using a coupon with a meal, the godly thing is to tip according to what the price would have been, not according to the discounted bill presented, as the server worked just the same and should not be penalized.)
 
As I walked out I said, "Well Father, you were right, I didn't like it. But no harm, I'm pretty full anyway just with the salad and cheese sticks."
 
He had revealed the consequences of my action
That was a case of me knowing ahead of time 'You won't like it' but I was also very hungry, so I was willing for the sake of my available time to knowingly go to a restaurant where I knew I'd not like the meal. I weighed the ramifications of the choice, and since there was nothing in my spirit about my safety or health involved, I went there anyway. Haven't you ever been to a new restaurant taking the risk you might not like the meal? 
 
So we see the Father often laying out the consequences of our actions, but the decision is ours.
 
Example #2: Paul being shown what he must suffer, Acts 20:22/21:11
Shortly after Paul met the Lord on the Damascus road, it was revealed to him what he would suffer if he chose to walk in the Lord's call. The Lord even shared that with Ananias, the disciple the Lord sent to the then Saul of Tarsus as he awaited someone to lay hands on him so he could regain his sight:
 
"Go your way, for he must bear my name before the Gentiles, and kings, and the children of Israel. And I will show him what he must suffer for my name's sake." Acts 9:15-16
 
When Saul of Tarsus met Jesus of Nazareth that day, it totally rearranged the future apostle Paul's theology. And right then, in those early days, the Lord laid out for him what he could walk in - but it was his choice as persecution and suffering would be involved.
 
Years later Paul had decided he wanted to be in Jerusalem for Pentecost: "For Paul had decided to sail on by Ephesus rather than spend time in Asia (the state in which Ephesus was located) because he wanted to hurry so that if possible, he could be in Jerusalem for Pentecost." Acts 20:16
 
Notice that Paul is making these decisions. There is no vision of a man in Jerusalem saying 'Come over here and help us' as he had that led him into Greece*. This is just Paul wanting to visit Jerusalem at Pentecost.
 
And yet everywhere Paul goes he says this: "And now I go to Jerusalem, bound in my spirit to go there not knowing what will happen, except that everywhere I go the Spirit witnesses that arrest and troubles await me. But none of these things move me because I don't count my life dear to myself so that I might finish my ministry with joy..."* (Acts 16:9, 20: 22-23)
 
Paul wasn't missing God's will though it is clear Paul is the one who is making the plans to go, not God. But it was Paul's choice because he had known from his new birth what he would suffer. He knew what he was walking into, with Agabus the prophet finally providing the details: "This is what the Holy Spirit is saying; So shall the Jews arrest you (the man who owns this belt) and then turn you over to the Romans..." Acts 21:11
 
That is exactly what happened, and it eventually led to Paul's trial and execution in Rome. But he had been shown the consequences of his decision to become a disciple of Jesus from the start, yet chose that path.
 
The 'shouting God' culture
There is a church culture that practices yelling and screaming and shouting at the top of the lungs to God to either call Him down or let Him know how earnestly they want Him. As a result, they expect God to be just as loud, just as clear in His will, and they expect Him to have a 'perfect will' in all things, never considering that some decisions are ours to make, and He will agree with whatever we choose. The idea that Adam could name the animals whatever he wanted and God would go with that, is never considered in modern life. But sometimes He IS just waiting to see what we will do.
 
Most often the Lord doesn't shout, He reveals in whispers deep in our souls the ramifications and consequences of each path we are considering, and then will fully be present with us to the extent each decision we've made allows Him to be.
 
"There are those who claim it is impossible to know what we are meant to do, or meant to be. But the folks who say that tend to be living for a God who shouts, and completely miss the one who whispers." From the movie "Finding Normal"